Pages - Menu

Saturday, April 7, 2018

Kapolda Kalbar Bersama Dr. Hc Ary Ginanjar Agustian Kerjasama Dalam Sukseskan Program Zero Illegal dan Zero Tolerance Polda Kalbar Dengan Training ESQ Character Building


PONTIANAK - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat terus menerus meningkatkan sumber daya manusia. Caranya adalah melalui sentuhan ESQ dengan memantapkan komitmen, integritas dan kapasitas para penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum dan Khusus.

Di tengah kesibukanya sebagai Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, memberikan perhatian khusus kepada penyidik di internal jajaranya.

Hari ini, Sabtu, 7 April 2018, Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH menghadirkan ESQ Leadership Center, Ary Ginanjar Agustian. Tujuanya adalah untuk memberikan pelatihan sekaligus penandatanganan MOU kerjasama antara ESQ leadership centre dengan Polda Kalimantan Barat. Kegiatan itu berlangsung di Graha Khatulistiwa Polda Kalimantan Barat, Jalan Ahmad Yani, Kota Pontianak.

Hadir dalam kegiatan ini adalah General Manager PLN wilayah Kalbar, Kepala OJK Kalbar, KaKanwil Kementerian agama Kalbar, Dirut PDAM Ponyianak, General manager angkasa pura kalbar, Direktur PRPN XII Kalbar, kepala kantor wilayah Auto 2000 Kalbar, Rektor Untan Pontianak, Para pejabat utama Polda Kalbar, Perwakilan ibu bhayangkari Polda Kalbar, dan para Penyidik Polda Kalbar.

Dalam acara training ESQ character building ini, Kapolda Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH, menyampaikan bahwa training  ini  merupakan  momen  yang  sangat penting. Sebab, hal ini dalam upaya untuk dapat memahami pentingnya motivasi emosional dan spiritual.

“Khususnya dalam  pelaksanaan tugas  kita  selama  ini. Ke depan diharapkan kinerja  kita akan semakin profesional dan berkompetensi serta tetap eksis sebagai salah satu fungsi pemerintahan. Alat negara yang memiliki tugas pokok  memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat sebagaimana amanat undang-undang,” ujar Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH melihat pada training ini dilandasi oleh dua point kunci yaitu ESQ dan Character building. Satu sama lain saling mempengaruhi di mana dengan pendekatan kecerdasan emosi. Spiritual akan memfokuskan pada kesadaran dalam membangun suatu karakter yang tangguh dalam berpikir, berperilaku dan dalam meningkatkan kinerja yang lebih produktif.

Polda kalbar saat ini sedang melaksanakan tahapan kedua program 100 hari kerja yang merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan polri yang profesional, modern dan terpercaya atau kita kenal dengan istilah promoter.  Kegiatan training ESQ character building ini adalah langkah penting dalam meletakkan dasar perubahan mind set dan culture set bagi seluruh personel Polda Kalbar sebagaimana digariskan dalam program ketiga yaitu ”Meningkatkan kualitas pelayanan dan kultur kepolisian guna semakin menambah kepercayaan publik secara berkelanjutan”


Dalam melaksanakan tugas pokoknya, polri sebagai pengayom, pelindung dan pelayan masyarakat berkewajiban melayani setiap warga negara dan penduduk untuk memenuhi kebutuhan dasarnya dalam kerangka pengayoman publik yang merupakan amanat undang undang. kualitas pelayanan publik yang merupakan amanat undang undang tersebut harus dilaksanakan dengan semakin baik sejalan dengan perkembangan rakyat yang semakin cerdas dan modern. program dan kebijakan yang telah maupun sedang dijalankan diharapkan akan mampu meningkatkan kinerja polda kalbar khususnya fungsi reskrim yang outcome-nya bermuara pada meningkatnya Public Trust.

Profesionalisme dalam penyidikan menuntut penguasaan materi peraturan perundang-undangan maupun taktik dan teknis penyidikan. akan tetapi, upaya untuk meningkatkan profesionalisme dalam penegakan hukum tersebut selain aspek Knowledge dan Skill juga harus diimbangi pada aspek Integrity agar mampu dan cerdas memajukan organisasi dan memberikan manfaat bagi terciptanya keadilan, ketertiban serta keamanan masyarakat. Integritas yang dibarengi dengan etika kepribadian dan spiritualitas yang tinggi akan mendatangkan manfaat positif bagi masyarakat karena mampu membedakan apa yang baik dan apa yang tidak baik.

Dalam perkembangan organisasi modern personel diletakkan bukan lagi sebagai pelengkap, tetapi merupakan human capital yang menentukan tercapainya visi dan misi organisasi. Diharapkan penyidik memiliki kompetensi dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan secara ilmiah dengan dilandasi pada motivasi spiritual yang kuat dalam upaya meraih kebahagiaan yang hakiki pada setiap pribadi penyidik Polri khususnya Polda kalbar.

Kinerja penyidik Polda Kalbar sebagai ujung tombak penegakan hukum yang profesional di wilayah kalimantan barat ini merupakan prasarat     terwujudnya    supremasi  hukum   dan menjadi sorotan publik.

“Saya telah menyaksikan upaya yang sungguh-sungguh dari penyidik polda kalbar dalam memberantas berbagai kasus pencurian, perjudian, perdagangan orang, TKI illegal dan lain lain. Hal ini merupakan salah satu pencapaian yang patut untuk diapresiasi sebagai tonggak keberhasilan 100 hari kerja Kapolda kalbar khususnya program Zero Illegal,” kata Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.

Kepada  seluruh  peserta  training ESQ character building ini, diharapkan  kesempatan  ini  benar - benar  dapat dimanfaatkan  dengan  sebaik - baiknya,  untuk  tidak hanya dapat mengasah potensi kecerdasan intelektual (IQ). Namun juga dapat mempertajam potensi emosi (EQ) dan juga melandaskan semua perilaku dengan potensi spiritual (SQ).

“Saya mengucapkan  terima kasih kepada Dirreskrimum, Kombes Arif Rachman atas prakarsa terselenggaranya training ESQ character building ini,” ucap Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH.


ESQ Leadership Centre, DR  Ary Ginanjar Agustian, menjelaskan mentor hanya bisa memberikan motivasi, training dan mengajarkan nilai-nilai kebaikan.


“ Slogan Polda Kalbar Berkibar sudah mendapatkan Trust dari masyarakat, Zero Tolerance dan Zero Illegal merupakan ajaran Tauhid dari ibrahim alaihi sallam. Full komintmen, Integrity dan Capacity. Menyatukan kemulian, martabat yang tak terhingga, Trust Building telah lahir di Polda Kalbar,” ujar DR  Ary Ginanjar Agustian.

 DR  Ary Ginanjar Agustian menjelaskan, tugas Polisi di zaman sekarang tantangannya tidak sama, tidak bisa lagi ditakar, berubah dengan cepat dan susah diprediksi.

“Oleh sebab itu melalui pelatihan ESQ ini,  Polda Kalbar mencoba meningkatan Kapasitas dan Integritas dalam melayani masyarakat,” kata DR  Ary Ginanjar Agustian.

No comments:

Post a Comment